• Home
  • Riau Raya
  • Waspada Mekanik Nakal, Modus masuk kedalam mobil melihat Kilometer, Barang berharga anda di Curinya
Kamis, 11 Desember 2014 13:51:00

Waspada Mekanik Nakal, Modus masuk kedalam mobil melihat Kilometer, Barang berharga anda di Curinya

Kejari Bengkalis Sita Mobil Mewah PT BLJ. (rpc)
riaonecom, Pekanbaru, - Anda harus berhati hati, dan harus septi memilih bengkel tempat anda mengganti oli atau menyervis mobil anda. 
 
Salah seorang warga Pekanbaru Yanto, kepada riauonecom, kamis,12/12/14, menuturkan, ia  merasa kesal ulah mekanik nakal, uang yang ada di dalam laci  mobilnya terus hilang, meskipun uang itu tidak terlalu banyak hanya sekisaran 30 ribu rupiah namun, membuat dia kesal, modus pelaku dengan cara meminta kunci mencata angka di kilometernya, maka tanpa di ketahui dan berlama lama dalam mobil pelaku mulai berasi denga membuka laci laci mobil dan mengambil uang ataupun benda berharganya.  
 
Yanto berharap kepada warga tetap waspada pilih lah bengkel yang jujur dan jangan tinggalkan barang berharaga anda disaat anda servis mobil karena ada mekanik nakal yang siap mengambil uang ataupun barang berharga anda. (abu)
Share
Berita Terkait
  • 18 jam lalu

    Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki

    Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
  • 19 jam lalu

    Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine

    ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
  • 2 hari lalu

    Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%

    Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
  • satu bulan lalu

    Air India Partners with Volantio to Enhance Passenger Experience

    India's leading global airline now uses Volantio's demand reallocation platform to improve flight capacity management

    Komentar
  •