• Home
  • Riau Raya
  • Animo Masyarakat untuk jadi Petugas KPPS sangat minim
Selasa, 27 Oktober 2015 11:08:00

Perawang barat Terancam gagal ikuti Pilkada Siak

Animo Masyarakat untuk jadi Petugas KPPS sangat minim

kotak suara. ilustrasi
RIAUONE.COM, PERAWANG, SIAK, ROC, - Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang terancam gagal mengikuti Pilkada Siak pada 9 Desember mendatang, pasalnya   Animo Mayarakat Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak untuk menjadi petugas KPPS sangat minim.
 
Buktinya, hingga penutupan pendaftaran perekrutan petugas penyelenggara pemilu ditingkat TPS ini hanya 12 orang yang mendaftar dan memenuhi syarat, masih kekurang 184 orang.
 
Hal ini diungkapkan petugas PPS Kampung Perawang Barat Jony saat rapat pleno penetapan DPTB1 Kecamatan Tualang Pilkada Kabupaten Siak tahun 2015 di kantor Kecamatan Tualang.
 
"Kampung Perawang Barat terdapat 68 TPS. Namun untuk petugas KPPS baru 12 orang terdaftar masih kurang 184 orang lagi,"ungkapnya.
 
Joni menyampaikan, sesuai dengan tahapan Pilkada serentak tahun 2015,batas akhir perekrutan petugas KPPS tanggal 31 September 2015. Jadi tanggal 1 Oktober PPS Perawang Barat tidak menerima berkas pendaftaran lagi.
 
" Setelah itu kami tidak berani mandai-mandai membuka pendaftaran. Kami tidak mau nanti ada resiko di kemudian hari. Karena dalam PKPU sudah ditetapkan jadwal dan persyaratan,"ujar jony
 
Namun demikian kata Jony  jika memang dibolehkan melakukan perekrutan ulang harus ada intruksi resmi dan secara tertulis dari KPU Siak.
 
"Kalau memang diperbolehkan perekrutan lagi, Kami minta KPU membuat surat penambahan jadwal perekrutan petugas KPPS lagi,"tandas Jony. 
 
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Tualang Sukijo meminta PPK Tualang menyikapi kondisi ini dengan serius. Sebab tanpa ada  petugas KPPS mustahil penyelenggaraan pemilu di Kampung Perawang Barat bisa dilaksanakan.
 
" Kita minta persoalan ini disikapi dengan serius, kenapa bisa terjadi, apa penyebab, sampai berkurang animo masyarakat jadi petugas KPPS Pilkada serentak ini menurun,"ujarnya.
 
Sementara itu, berdasarkan informasi dari masyarakat Riki mengakui kurangnya animo masyarakat untuk  menjadi anggota KPPS disebabkan karena  semakin ketatnya aturan KPU untuk menjadi anggota KPPS, sementara tanggung jawabnya sangat besar dan kerja pun banyak,"katanya. (ir).
Share
Berita Terkait
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified