
Minggu, 30 November 2014 08:06:00
DPRD Siak Minta Kejaksaan Usut Oknum Kepala Desa
riauonecom, Siak, - Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Ir.Mhd.Ariadi Tarigan, Daerah Pemilihan 4 yang meliputi 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Kandis, Minas dan Kecamatan Sungai Mandau.
Dari hasil reses yang disampaikan oleh Tarigan yang berlangsung pada sidang Paripurna kemarin, Tarigan minta kepada Bupati Siak agar menyurati Kepala Desa terkait biaya pembuatan surat tanah yang mana selama ini Kepala Desa sesuka hatinya saja dalam menetapkan biaya pembuatan surat tanah dari Rp1,5 juta hingga Rp2,4 juta/surat.
Tarigan menyebutkan dari angka ini, apakah hal tersebut ada dasar hukumnya atau hanya pandai-pandaian oknum Kepala Desa Kandis saja, untuk itu diminta kepada pihak Kejaksaaan untuk mengusut hal ini dan tidak bisa dibiarkan. Tak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan masalah pembuatan sertifikat prona di Desa Kandis yang di kenakan biaya oleh Kepala Desa sebanyak 3 juta rupiah persertifikat apakah ini resmi atau akal-akalan oknum Kepala Desa,oleh sebab itu diminta Kejaksaan untuk mengusut masalah ini," tutur Tarigan menyampaikan.
Selain itu lanjud Tarigan, kami juga minta kepada Dinas Pertambangan Energy agar dapat menyurati PT.CPI agar dapat menanam pipanya sepanjang 6 km di mulai dari jembatan sam-sam sampai ke simpang pipa Desa Kandis, tak hanya itu masyarakat juga minta di masukkannya jaringan listrik dari jalan tengkulung putih sampai ke SMPN menuju SMAN Kandis. Serta dibangunnya jaringan listrik dari kilo meter 51 Kelurahan Telaga Sam-Sam sampai Kecamatan Minas.
Selain itu juga, kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) agar membuat program pengawasan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) secara ketat dan di bukanya akses masyarakat terhadap pemanfaatan limbah PKS terutama PKS-PKS yang tidak mempunyai kebun yang perizinannya bertopengkan koperasi masyarakat hal ini harus ditertibkan. (ssc/roc)
Share
Berita Terkait
MIHAS Awards 2026 Celebrates Excellence and Sets New Benchmark for Innovation, Sustainability and Digitalisation Across the Global Halal Ecosystem
Issuer: Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE)
Space42 dan Telespazio Iberica Memulai Pemantauan Kebakaran Hutan di Spanyol dengan Dukungan Wahana Dirgantara Super (HAPS)
*ApusNeo18 milik Mira Aerospace, anak perusahaan Space42, mengirimkan video dan gambar
Space42 and Telespazio Iberica Begin Wildfire Monitoring in Spain supported by High Altitude Platform Systems
*Space42's subsidiary Mira Aerospace's ApusNeo18 transmitted real-
Tanggal 18 Agustus 2025 ditetapkan Sebagai Cuti Bersama Bukan Libur Nasional YA!
NASIONAL, - Pemerintah Indonesia, melalui Surat K
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










