
Rabu, 13 Januari 2016 10:10:00
Kapal Perintis Sei Apit - Teluk Lanus Dilelang Rp1,5 M
RIAUONE.COM, SIAK - Kampung Teluk Lanus Kecamatan Sungai Apit, merupakan salah satu kampung pinggiran yang berada di wilayah Kabupaten Siak. Bahkan untuk berkunjung ke kampung tersebut, kita hanya bisa menempuhnya melalui jalur transportasi laut dengan ongkos yang sedikit mahal.
Sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang warga Sungai Apit S Dharwan (38), bahwasanya untuk saat ini ongkos menuju Kampung Teluk Lanus sudah dirasakan cukup mahal. Bahkan untuk di hari-hari tertentu bisa mencapai sekitar Rp100.000 lebih.
“Sebelumnya ongkos kapal menuju Kampung Teluk Lanus hanya sekitar Rp50.000 untuk per penumpang, dan ada juga yang bisa gratis. Tapi sekarang naik menjadi Rp100.000 untuk orang dewasa dan Rp50.000 untuk anak-anak pelajar. Bahkan di hari-hari tertentu bisa mencapai Rp100.000 lebih,” ujar S Dharwan, baru-baru ini.
Mahalnya ongkos menuju Kampung Teluk Lanus tersebut, disebabkan kapal perintis yang digunakan untuk mengangkut para penumpang, saat ini dikelola oleh pihak rekanan (kontraktor, red) pemenang lelang di Dinas Perhubungan dan Infokom (Dishubinfokom) Kabupaten Siak yang Pagu dananya sekitar Rp1,5 milyar.
Berdasarkan pengumuman pemenang lelang yang ditayangkan LPSE Kabupaten Siak tahun 2015. Diketahui pemenang lelang sewa kapal perintis penyeberangan Sei Apit – Teluk Lanus adalah CV Tunas Jaya Manikam, yang penanda tanganan kontraknya tertera pada tanggal 4 Mei 2015 lalu.
Sedangkan lelang sewa kapal perintis Sei Apit – Teluk Lanus pada tahun 2014 lalu dialokasikan anggaran dengan Pagu dana Rp1,440 M, HPS Rp744.150.000, yang diakomodir oleh CV Kayro sebagai pemenang lelang.
Sehingga dapat dimaklumi, bila saat ini ongkos transportasi untuk menuju Kampung Teluk Lanus menjadi sangat mahal, dan ini harus menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak. Untuk memikirkan langkah-langkah ke depannya, bagaimana agar masyarakat Siak yang hendak berkunjung ke Teluk Lanus tidak terbebani dengan ongkos yang dirasa cukup mencekik.
Terkait hal itu, kepala Dishubinfokom Siak Kaharuddin, saat dikonfirmasi soal sewa kapal perintis Sei Apit – Teluk Lanus itu, pihaknya terkesan enggan untuk memberikan penjelasan kepada publik.
“Kalau nak tanyo soal sewa kapal perintis Sei Apit – Teluk Lanus tu, tanyo ajo samo Kabid Laut, atau samo PPTK nyo pak Rio,” kata Kaharuddin singkat, saat ditemui di kantornya.
Sementara itu di tempat terpisah, ketua organisasi Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) Wan Hamzah menyebutkan, seharusnya Pemkab Siak melalui instansi yang bersangkutan, harus bisa transparan kepada publik dan masyarakat, setiap dimintai penjelasan yang notabene sesuatu itu menggunakan uang rakyat.
“Seharusnya setiap instansi yang bersangkutan, harus bisa transparan saat publik memintai penjelasan maupun pendapat, terkait segala sesuatu yang menjadi kewenangannya untuk menjelaskan, seperti soal lelang sewa kapal perintis Sei Apit – Teluk Lanus itu, semestinya Dishub bisa terbuka,” tegas Wan Hamzah.
Lebih lanjut ketua MPKS itu menyebutkan, saat ini masyarakat yang hendak berkunjung ke Kampung Teluk Lanus memang harus rela mengeluarkan biaya yang sedikit besar, yang belum lama ini diberitakan tarif penyeberangan Sei Apit – Teluk Lanus mencapai Rp100.000.
“Soal tarif penyeberangan sebesar Rp100.000 itu, apakah itu merupakan persetujuan dari Dishub Siak, atau inisiatif pemilik kapal itu sendiri, dan itu merupakan hal yang wajar bila dipertanyakan,” imbuhnya.
Infosiak.com juga telah berupaya mengkonfirmasi sejumlah pihak di Dishubinfokom Siak, untuk dimintai penjelasan terkait sewa kapal perintis yang pagu dananya mencapai milyaran rupiah itu, serta soal besarnya tarif yang dikenakan kepada para penumpang. Namun semua pihak di Dishub yang dikonfirmasi masih terkesan tertutup, ada apa ini?. (isc/roc).
Share
Berita Terkait
Adhyaksa Gamestone Ditutup, Batu Pemenang Langsung Dilelang
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC, - Pameran dan festival batu akik yang dilaksanakan di pusat jajanan dan cendramata di area Sungai Bengkel ditutup Kepala Kejaksaan Negeri (Kajar
Heboh !!! Batu Akik Motif Ular Naga Di Kabupaten Inhu Riau ini dilelang Rp2 Milyar
RIAUONE.COM, RENGAT- Batu Akik panca warna bermotif ular naga, milik Tria Bayu Zuhaery siswa kelas 9 A, SMPN 4 Rengat Barat, warga Dusun Titian Tinggi Desa Sunga
Empat Blok Migas Akan Segera Dilelang
riauonecom, Jakarta, roc, - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan terdapat empat blok migas yang berstatus eksplorasi
Paket Banyak Belum Dilelangkan, Kadisdik Bantah Jarang Masuk Kantor
riauonecom, Bengkalis, - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis H. Herman Sani membantah terkait banyaknya paket proyek yang berada di Dinas Pendidikan belum dilelangka
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










