
Minggu, 26 Juli 2015 07:08:00
Pengelolaan Harta Wakap di Siak Kurang Maksimal
RIAUONE.COM, SIAK, ROC, - Ketua Asosiasi pengelola Wakaf Kabupaten Siak, H Wan Abdurrahman mengungkapkan, pengelolaan harta wakaf yang berasal dari ummat Islam di Kabupaten Siak kurang maksimal. Padahal, terdapat ratusan hektare tanah wakaf yang butuh legalitas dari pemerintah untuk penggunaannya.
"Kita melihat, ada potensi besar harta ummat Islam dalam bentuk wakaf yang tidak terkelola dengan baik. Sejauh ini dukungan pemerintah daerah minim terhadap hal itu," katanya kepada wartawan kemarin.
Sebutnya, sudah beberapa kali upaya mengingatkan agar Pemkab Siak memperhatikan pengelolaan wakaf, baik lisan dan tertulis. Hal ini dilakukan, karena memang untuk pengelolaannya perlu campur tangan pemerintah daerah, khususnya yang berkenaan dengan legitimasi terhadap status tanah wakaf.
Campur tangan Pemkab diperlukan katanya, agar proses inventarisasi tanah wakaf se-Kabupaten Siak dapat dilakukan secara optimal.
Khususnya terkait tanah wakaf produktif, diantaranya di Kota Siak, Perawang, Koto Gasib, Pusako dan sebagainya, karena hampir di seluruh kecamatan ada tanah wakaf produktif yang butuh legitimasi dan perlu diselamatakan dan dikelola, sehingga bermanfaat.
Salah satunya tanah wakaf di Kota Siak, dalam satu lokasi terdapat tanah wakaf yang perlu diselesaikan, dan nilainya secara materi lebih kurang Rp25 miliar dengan luas lahan 5 hektare.
Kemudian, Ulama Kabupaten Siak, H Sofwan Saleh menambahkan, sejauh ini, sejumlah tanah wakaf juga menjadi lokasi untuk kepentingan umum. Karena banyak bangunan Pemkab untuk keagamaan, pendidikan, rumah ibadah dibangun di atas tanah wakaf, selain dari tanah hibah atau tanah milik Pemkab sendiri.
"Harus diakui, beberapa tanah wakaf menjadi fasilitas umum. Jadi alangkah baiknya, jika berkenaan legitimasi kepemilikan hak tanah wakaf tersebut dituangkan secara legal dari pihak terkait. Urusan inilah peran Pemkab dibutuhkan," ujar mantan ketua MUI Kabupaten Siak ini. (knc/*/roc).
Share
Berita Terkait
From NVIDIA to MEXC: Autheo Expands the Markets Behind Its Internet Operating System
THEO / NVDA goes live today through Uniswap on Robinhood Chain. The MEXC lis
Trevor Noah, Esther Perel, and Dame Jacinda Ardern to headline Nordic Business Forum 2027 in Helsinki
Over 5,000 Tickets Sold Within 24 Hours Following the Publishment of the 2027 Theme and
Mayo Clinic Laboratories Invests in Pathology Asia Holdings and LifeStrands Genomics to Advance Diagnostics and Precision Medicine
ROCHESTER, MINN., US / SINGAPORE - Media OutReach Newswire - 23 September 2026 - Mayo C
Digital Realty Survey Finds More Than Half of Asia Pacific Enterprises Plan to Increase AI Investment by More Than 25%
Singapore focuses on infrastructure readiness, Australia advances on AI returns, Japan
Komentar
Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified










