
Sabtu, 26 September 2015 08:11:00
Jerebu datang lagi
Pekat, Kota Bengkalis kembali ber kabut
RIAUONE.COM, BENGKALIS, RIAU, ROC, - Setelah beberapa hari terkahir sempat membaik dan terlihat nyaris hilang sama sekali, namun kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah di Kabupaten Bengkalis, khususnya pada Jum’at (25/9/2015) pagi hingga malam kemarin, semakin bertambah pekat.
Padahal menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pada Jum’at kemarin Untuk wilayah Riau titik panas menyebar di Kabupaten Pelalawan 8 titik, Siak (1), Indragiri Hilir (2), dan Indragiri Hulu (5). Tidak ada satu pun di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini
Mengetahui adanya perubahan kualitas udara yang cukup signifikan tersebut, Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Haroffie mengatakan, sudah meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) bersama Dinas Kesehatan (Dinskes), untuk terus memantaunya.
“Kalau nanti hasil pantauan sudah pada kondisi yang tidak sehat apalagi membahayakan, kita sudah minta BLH dan Dinkes segera berkoordinas dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk segera meliburkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah. Disdik juga sudah kita minta untuk terus berkoordinasi dengan BLH dan Dinskes,” ujar Ahmad Syah, Sabtu (26/9/2015) pagi di Bengkalis.
Selain itu dan jika hari-hari ke depan kabut asap kian pekat, Ahmad Syah kembali mengimbau warganya untuk membatasi aktivitas di luar rumah atau sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah. Bila memang tidak bisa dihindari, supaya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Lebih-lebih untuk mereka yang rentan terhadap kabut asap, imbuh Ahmad Syah, seperti mereka yang berusia lanjut dan anak-anak. Begitu pula mereka yang mempunyai penyakit kronis seperti asma dan paru-paru serta kondisi daya tahan tubuh yang rendah, agar tidak beraktivitas di luar rumah.
“Sementara bagi yang berkendara, khususnya sepeda motor agar menghidupkan lampu kendaraannya. Selain memang sudah menjadi ketentuan undang-undang lalu lintas yang harus dipatuhi, hal ini juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan karena jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap,” pesan Ahmad Syah.
Pesan serupa juga disampaikannya untuk warganya yang beraktivitas di laut. “Gunakan suar tanda lampu darurat bila sedang ada kabut asap kuat, atau membatasi aktivitas untuk mencegah kecelakaan,” harap Ahmad Syah.
Kepada warganya mantan Kepala Bapedalda Pemprov Riau ini juga mengingatkan warganya, selain minum air putih lebih banyak dan lebih sering, ada beberapa cara untuk melindungi diri dari kabut asap. Diantaranya, penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik, serta buah-buahan harus dicuci sebelum dikonsumsi, dan bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu di masak dengan baik. (zar/hms).
Share
Berita Terkait
Polsek Tandun Menerima Piagam Penghargaan Dari Kapolres Rohul Atas Keberhasilan Mengungkap Kasus
Rokan Hulu, RiauOne.Com - Polsek Tandun menerima Piagam Penghargaan dari Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP. Eko Wimpiyanto Hardjito SIK atas Prestasi menangani kasus penangkapan
Ya Sudah... Putusan MA bebaskan perusahaan dalam kasus karhutla 'preseden buruk', kata aktivis lingkungan
NASIONAL, - Putusan bebas bagi perusahaan yang dituduh membakar lahan dan hutan di Kalimantan Tengah oleh hakim kasasi di Mahkamah Agung dikhawatirkan bakal menjadi preseden bur
Cemaran Udara, Cerobong Asap Perusahaan Sawit persis berada di areal PT Sarana Agro Nusantara Ganggu Kesehatan Warga
DUMAI, - Pagi 2 September 2021, Cerobong Asap Perusahaan Sawit keluarkan asap hitam, cerobong asap ini persis berada di areal PT Sarana Agro Nusantara (PT SAN) di Jalan Datuk La
siap-siap Kebakaran Hutan dan Lahan, BPBD Riau Siagakan 6 Helikopter Bantuan BNPB
RIAU, PEKANBARU - Satuan Tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau terus mengantisipasi terjadinya kebakaran di kabupaten/kota.
Salah s
Komentar










