Kamis, 07 Mei 2015 16:45:00

Syamsunizar : Bertekad Wujudkan IAIN Bengkalis

Direktur STAIN Bengkalis Prof Syamsunizar memberikan cenderamata pada Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin
RIAUONE.COM, BENGKALIS, ROC - Meski baru resmi menyandang status negeri, Direktur Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, Profesor Syamsunizar, bertekad untuk mewujudkan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkalis.
 
“Berkat bantuan kita bersama, dengan keikhlasan dan bimbingan Pak menteri, kita tidak ingin berlama-lama menjadi STAIN. Sebelum Pak Menteri berakhir masa jabatan, kami berkekad mewujudkan IAIN Bengkalis,” ungkap Syamsunizar pada saat peresmian STAIN Bengkalis, Kamis (7/5/2015).
 
Profeser asal Desa Teluk Pambang ini, menyatakan keyakinannya untuk mewujudkan IAIN, setelah melihat dukungan seluruh pihak, baik itu dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh masyarakat Bengkalis.
 
Lebih lanjut Syamsunizar, mengatakan keberadaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis yang berada di kawasan terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berhadapan langsung dengan negara jiran, maka kami tidak akan memalukan anak bangsa dengan kokohnya moralitas dan intelektualitas.
 
Dikatakannya, saat pertama berdiri pada tahun 1998 STAI Bengkalis merupakan yayasan yang dikembangkan oleh Dr Asyari Nuri, yang secara sukarela menyerahkan jerih payahnya kepada pemerintah dan negara. Hal ini dilakukan agar anak bangsa di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis ini dapat mengecap pendidikan berkualitas dan bergengsi yang dapat dipertanggungjawabkan.
 
Banyak suka dan duka serta titisan air mata untuk mengembangkan lembaga pendidikan STAI Bengkalis ini. Berangkat dari keingingan untuk mengangkat anak negeri yang terlalu jauh untuk datang ke pusat provinsi, namun lebih dekat dengan negara tetangga. Dengan kesungguhan dan niat yang ikhlas, meskipun kala itu SPP hanya sebesar Rp 500 ribu, kami menampilkan bukan hanya SPP murah, tapi pantang disebut untuk pendidikan murahan.
 
“Titis air mata, kesedian, canda tawa, kepedihan, semua itu terobati, ketika Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin membubuhkan tanda tangan pada hari Jumat, 19 September 2014, yang menandai perubahan status STAI menjadi negeri,” ujar Syamsunizar .
           
Dikatakan Direktur STAIN Bengkalis, Seiring perjalanan waktu, saat ini STAIN Bengkalis sudah dimasukan dalam sistem penerimaan mahasiswa nasional. Ternyata mahasiswa yang berminat untuk masuk ke STAIN Bengkalis sangat besar, hal ini terlihat dari tinggi animo calon mahasiswa dari berbagai daerah.
 
“Alhamdulillah dari 460 kuota STAIN, sejauh ini sudah 420 yang sudah mendaftarkan diri. Ini membuktikan bahwa keberadaan STAIN Bengkalis sudah dikenal dan diminati oleh calon mahasiswa dari penjuru daerah,” tandas putra asal kecamatan Bantan ini. (zar/hms).
 
 
Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Riau, Kabupaten PENGHASIL MIGAS Ini Kerisis BBM, Hampir 1 Pulau ini tidak ada BBM "Ibarat Ayam Mati di Lumbung Padi"

    BENGKALIS, - Beberapa pekan ini, tidak menentu kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis
  • 2 tahun lalu

    PSN Jembatan Pulau Bengkalis - Sungai Pakning, Tunggu Rekomendasi Teknis dari Kementerian PUPR


  • 2 tahun lalu

    Pasangan Abdul Wahid - SF Hariyanto : Jembatan Bengkalis Bukan Janji Politik, Tapi Bagian dari Kewajiban


  • 2 tahun lalu

    Kapal Roro Rusak dan Masuk docking, Penyeberangan Air Putih-Selari Dilayani Dua Ro-Ro



    Komentar
  • 1
    Riau Raya  4 hari lalu

    Kloter 09 BTH Gabungan Bengkalis dan Pekanbaru Menuju Batam tanggal 30 April 2026

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified