• Home
  • Hukrim
  • Sabu Senilai Rp1,5 Miliar Berasal dari China Via Malaysia ke Dumai
Rabu, 14 Desember 2016 00:21:00

Sabu Senilai Rp1,5 Miliar Berasal dari China Via Malaysia ke Dumai

ilustrasi.
PEKANBARU, - Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menggagalkan peredaran narkoba jaringan international jenis sabu dan ekstasi senilai 1.5 Miliar. Tersangka MH di ciduk disamping Gelanggang Olah Raga (GOR) Kharuddin Nasution Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai Pesisir, Senin (12/12/2016) pukul 16.00 wib.
 
Dalam jumpa persnya, Selasa (13/12/2016), Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Zulkarnain didampingi Dir Resnarkoba Kombes Pol Drs Suwarno SH serta Kabid Humas AKBP Guntur Aryo Tejo, mengatakan HF sebagai tersangka yang saat ini sedang dirawat di RS. Bhayangkari, sedangkan MH bertugas sebagai kurir antar jemput barang.
 
Penangkapan tersangka dilakukan dengan cara menyamar sebagai pembeli. Dalam pembicaraan melalu ponselnya petugas memesan barang haram tersebut sebanyak 1 Kg sabu dan 10.000 butir pil ekstasi yang akan transaksi di samping GOR Kharuddin Nasution, Rumbai.
 
Saat melakukan transaksi, petugas langsung menyergap pelaku HF dan diwaktu yang sama tersangka mencoba memberikan perlawanan kepada petugas untuk melarikan diri. Melihat gelagat tersangka kurang baik petugas langsung melumpuhkan tersangka HF dengan timah panas.
 
Dari penangkapan tersebut ditemukan dua jenis barang haram di dalam tas tersangka yang berisikan sabu sebanyak 763 gram dan pil ekstasi sebanyak 8.000 butir. Dari kedua barang tersebut ditaksir senilai 1.5 Miliar.
 
Menurut Brigjen Zulkarnain, kedua jenis narkoba tersebut diketahui berasal dari China yang masuk melalui Malaysia. Lalu narkoba tersebut dibawa ke Indonesia melalui jalur laut menuju pelabuhan yang ada di Dumai.
 
Dalam penyampaiannya Zulkarnain mengatakan pelaku ini harus dihukum seberat-beratnya karena kalau barang ini lolos dari petugas akan merusak orang banyak yang ada di Riau.
 
"Komplotan ini memiliki jaringan iternational, sejauh ini kita sudah memiliki data mereka yang siap di buruh, jadi selama ia masih hidup akan tetap kita kejar," tegas Zulkarnain. (rgc/int).
 
Share
Berita Terkait
  • 19 jam lalu

    Dorong Ketahanan Pangan, Personel Polsek Batang Cenaku Aktif Sambangi Petani

    RIAUONE, Inhu - Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Batang Cenaku terus menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor pertanian dengan rutin melakukan kunjungan dan pendampin

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified