Sabtu, 29 September 2018 06:54:00

Saat Tsunami Terjang Palu dan Donggala

air di teluk palu naik.
NUSANTARA, - Gempa dengan kekuatan 7,4 skala Richter (SR) yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB, mengakibatkan terjadinya tsunami di pesisir Kota Palu dan Donggala. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi ketinggian tsunami sekitar 1,5 hingga 2 meter.
 
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menuturkan, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami pada lima menit setelah gempa dengan kekuatan 7,4 SR mengguncang dengan koordinat 0,18 LS, dan bujur 119,85 BT serta kedalaman 10 kilometer. Peringatan dini tsunami dikeluarkan dengan level siaga. Di level ini, memiliki ketinggian setengah meter sampai maksimal 3 meter.
 
Namun, BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 17.36 WIB. Dwikorita mengatakan, hal ini didasarkan hasil pengamatan yang dilakukan tim BMKG. “Kami mengeluarkan peringatan dini tsunami dan peringatan itu diakhiri setelah tsunami terjadi dan airnya surut,” ujar Dwikorita kepada wartawan, Jumat (28/9).
 
Dwikorita menegaskan, berakhirnya peringatan dini tsunami dilakukan setelah mengamati ketinggian air laut yang masuk ke darat mulai surut dan hilang. BMKG mengakui, setelah terjadi tsunami dan laut surut memang ada sejumlah kapal yang naik ke darat.
 
Setelah pukul 17.36 WIB atau 18.36 WITA, air tsunami sudah surut dari darat. “Namun, sudah surut. Jadi, pada pukul 17.36 WIB peringatan tsunami diakhiri, maaf bukan dicabut,” ujar Dwikorita.
 
Sebelumnya, BMKG merilis episentrum gempa terjadi di 27 km timur laut Donggala, 80 km barat laut Palu, 123 km timur laut Mamuju, 134 km barat laut Sigi, dan 1.593 km timur laut Jakarta. BMKG sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami akibat gempa ini.
 
Peringatan tsunami ditujukan ke sebagian wilayah, antara lain, Donggala Bagian Barat siaga, Donggala bagian utara waspada, Mamuju bagian utara waspada, dan Kota Palu bagian barat waspada.
 
"Evaluasinya berpotensi terjadi tsunami," ujar Kepala Bagian Humas BMKG Indonesia Hary Djatmiko.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengonfirmasi tsunami dengan ketinggian hampir 3 meter terjadi di Pantai Talise, Palu, Sulteng. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho membenarkan video tsunami yang beredar terjadi di Pantai Talise.
 
"Video tsunami di Pantai Talise itu benar," katanya, Jumat (28/9) malam.
 
Kendati demikian, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi kapan persisnya waktu terjadinya tsunami karena komunikasi terputus. Selain itu, pasokan listrik di daerah tersebut mati.
 
"Jadi, kami tidak tahu kondisi terbarunya," ujarnya. Akibat tsunami, dilaporkan lima orang yang merupakan satu keluarga hilang.
 
Sutopo menuturkan, pemantauan visual dan melalui peralatan di laut menyatakan air laut yang naik ke darat sudah surut. "Kondisi aman dan masyarakat dapat kembali ke tempatnya," ujarnya.
 
Namun, BNPB tetap mengimbau agar seluruh masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Menurut dia, dampak gempa dengan kekuatan 7,4 SR dirasakan sangat keras.
 
Berdasarkan analisis guncangan gempa dirasakan daerah di sekitar Kota Palu hingga ke utara di wilayah Kabupaten Donggala dengan intensitas gempa VI-VII MMI (keras hingga sangat keras).
 
Beberapa wilayah di Donggala meliputi daerah Parigi, Kasimbar, Tobolf, Toribulu, Dongkalang, Sabang, dan Tinombo memiliki intensitas gempa VI-VII MMI. "Diperkirakan di daerah ini banyak mengalami kerusakan," katanya.
 
Share
Berita Terkait
  • 16 jam lalu

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Update Aksi Kemanusiaan BAZNAS: Langkah Kebaikan untuk Penyintas Banjir dan Disabilitas

    Perkembangan respon BAZNAS terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. H

  • 16 jam lalu

    Axis Quant AI Introduces Intelligent Algorithmic Trading to the Crypto Market via API Integration

    MEXICO CITY, MEXICO - 29 January 2026 - As large AI models accelerate tow
  • 16 jam lalu

    Vincom Retail Launches Vincom Collection - A Next Generation Multi-Experience Commercial Town Model

    HANOI, VIETNAM - 29 January 2026 - Vincom Retail Joint Stock Company offi
  • 16 jam lalu

    TAT Unveils Lalisa 'LISA' Manobal as Amazing Thailand Ambassador, Inviting Travellers to 'Feel All the Feelings'

    Komentar
  • 1
    Kilas Global  3 hari lalu

    SKG Unveils Integrated Cloud Logistics Ecosystem in Hong Kong, Aligning with Global Financial & Logistics Hub Strategy

  • 2
    Kilas Global  3 hari lalu

    EasySMX Launches S10 Lite: The Top Budget Switch 2 Controller with Native Support & 9-Axis Precision

  • 3
    Kilas Global  4 hari lalu

    AsiaPac and AsiaPay Forge Strategic Partnership to Launch a Unified "Marketing-plus-Payment" Growth Engine for Asia

  • 4
    Riau Raya  5 hari lalu

    Ribuan Warga Inhu Bertahan Jaga Kebun, Tolak KSO PT Agrinas-PT TDE

  • 5
    Kilas Global  3 hari lalu

    Vinfast and Autobrains announce Strategic Partnership on Developing Autonomous Driving Technology and Affordable Robo-Car

  • 6
    Kilas Global  4 hari lalu

    Hong Kong Techathon+ 10th Anniversary Finale and Inaugural Global University Innovation Network (GUIN) Forum Successfully Held

  • 7
    Kilas Global  5 hari lalu

    Immuno Cure Kicks off Phase I Clinical Study of Therapeutic DNA Vaccine for HIV in Hong Kong

  • 8
    Kilas Global  3 hari lalu

    Asian Financial Forum concludes successfully in Hong Kong, gathering over 4,000 global business leaders and officials

  • 9
    Kilas Global  6 hari lalu

    Faraday Future Founder and Co-CEO YT Jia Shares Weekly Investor Update: The First FF EAI Robotics Product Has Completed .....

  • 10
    Kilas Global  7 hari lalu

    Paul Chan highlights Hong Kong's strengths before concluding his visit to the WEF Annual Meeting in Davos

  • Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified