• Home
  • Hukrim
  • Barang Bukti Kapal dan BBM 1000 Ton Tangkapan BC Diduga Dijual ke Singapura
Selasa, 15 November 2016 22:56:00

Barang Bukti Kapal dan BBM 1000 Ton Tangkapan BC Diduga Dijual ke Singapura

KARIMUN, KEPRI, - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah (Kanwil) Tanjung Balai Karimun berhasil menyergap sebuah kapal tanker pengangkut minyak yang diduga ilegal.
 
Kapal tersebut bernama MT Tabonganen 19 GT 757 berisi minyak sejumlah sekitar 1.115 kiloliter crude oil (7012.58 barel) dengan tujuan West OPL.
 
Kapal MT Tabonganen asal Palembang ditangkap Kapal BC-7006 di perairan Natuna pada lintang 01-07-45 U/105-28-15-T pada 22 Maret 2016 pukul 04.00 WIB di perairan Natuna.
 
Namun belakangan beredar kabar muatan dan kapal tersebut dijual ke Singapura.
 
Hal itu diungkap seorang aktivitas di Kabupaten Karimun Abdul Rachman yang menuding oknum Bea Cukai bermain.
 
"Oknum pegawai Kanwil Bea dan Cukai tersebut diduga menjual barang bukti tangkapan 1000 ton bahan bakar minyak
KM NT Tabonganen 19 ke negara Singapura," tulisnya di sebuah media sosial seperti dikutip batamnews, Selasa (15/11/2016).
 
Kapal tersebut diketahui membawa minyak tanpa dilengkapi dokumen legal.
 
Sebanyak 12 ABK diamankan. Tiga orang tersangka ditahan di  Rumah Tahanan Tanjung Balai Karimun.
 
Sementara itu Kabid P2 Kanwil Khusus DJBC Tanjungbalai Karimun, Raden Evi S saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.
 
Ketika dihubungi batamnews.co.id pada, Senin (14/11/2016) pagi, ia mengatakan, barang bukti dan kapal sudah menjadi kewenangan jaksa.
 
"Terima kasih informasinya, kapal dan muatannya sejak tanggal 19 Juli 2016 sudah penyerahan tahap dua  mungkin rekan rekan di Kejari Karimun yang bisa menjawab," ujar dia. (*/net).
Share
Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Ustad Abdul Somad Menjawab Tuduhan Ekstremis yang Jadi Sebab Larangan Masuk Singapura

    DUNIA, - Ustad Abdul Somad (UAS) menjawab tuduhan-tuduhan yang menjadi dasar larangan masuk ke Singapura. UAS dianggap pihak Singapura sebagai sosok 'ekstremis'.

  • 4 tahun lalu

    Berikut Jawaban Singapura Usai Tolak Ustaz Abdul Somad Masuk Singapura

    DUNIA, - Muncul desakan dari dalam negeri agar Singapura menjelaskan mengapa menolak Ustaz Abdul Somad Batubara atau UAS masuk ke negara mereka. Pemerintah Singapura pun memberi

  • 4 tahun lalu

    Ustadz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura

    RIAU, -  Ustadz Abdul Somad (UAS) bersama keluarga dan sahabatnya dideportasi oleh petugas Imigrasi di Pelabuhan Tanah Merah Singapura Senin (16/5/2022).

    Sampai saat

  • 4 tahun lalu

    Dilepas Gubernur Kepri, Pelayaran Perdana Dari Tanjungpinang Ke Singapura


    KEPRI, TANJUNGPINANG, - Masyarakat Tanjungpinang kini bisa kembali melakukan perjalanan luar negeri menuju Malaysia dan Singapura dari Pelabuhan Sri Bintan Pura. 

  • Komentar
    Copyright © 2012 - 2026 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified