• Home
  • Kilas Global
  • Yahudi Israel Menggila Bombardir Palestina, Jakarta Indonesia Hura-hura Gelar Konser Coldplay
Rabu, 15 November 2023 10:42:00

Yahudi Israel Menggila Bombardir Palestina, Jakarta Indonesia Hura-hura Gelar Konser Coldplay

NASIONAL, ENTERTAIN, -  Dua hari menjelang konser Coldplay 'Music of the Spheres World Tour' Jakarta, kehadiran perdana Chris Martin dan kawan-kawan di Tanah Air masih memanen kontra dari sebagian masyarakat.

Melansir dari detiknews, massa Gerakan Nasional Anti-LGBT (Geranati LGBT) melakukan demo menolak konser Coldplay di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia, Jumat (10/11/2023) lalu.

Dalam orasi tersebut, ada dua alasan penolakan yang diserukan oleh para pendemo. Lantas, apa alasan kehadiran perdana Coldplay di Jakarta ditolak?

1. Disebut Kampanyekan LGBT
Konser Coldplay 'Music of the Spheres World Tour' Jakarta ditolak oleh Geranati LGBT karena mereka menilai bahwa Coldplay mengampanyekan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Dalam orasinya, massa mengancam bakal membakar panggung Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) jika konser tetap dilaksanakan.

"Jangan sampai nanti acara berlanjut, umat Islam marah, rakyat marah, rame-rame bawa bensin bakal kita bakar nanti panggung Coldplay," ujar salah satu orator di Kedubes Inggris, dikutip Senin (13/11/2023).

"Bukan kita anti dengan konser. Ini bukan konser sembarangan. Ini karena di dalamnya ada propaganda LGBT," lanjut orator.

2. Disebut Tak Berempati dengan Palestina
Selain LGBT, massa juga menyebutkan bahwa konser Coldplay 'Music of the Spheres World Tour' Jakarta harus dibatalkan karena konser dilaksanakan saat ada perang antara Israel dan Hamas di Palestina.

Menurut orator, konser yang paling ditunggu-tunggu para pecinta musik di Indonesia ini tidak pantas untuk dilaksanakan. Sebab, hal ini dinilai tidak menunjukkan empati terhadap para korban di Palestina.

"Andai kata konser biasa pun, pada saat ini konser, di Palestina banyak manusia yang dibantai yang dibunuh yang harusnya kita berduka, mengapa mereka harus paksakan untuk berhura-hura," kata orator.

Selain itu, massa juga menyoroti para calon penonton yang rela membeli tiket konser Coldplay 'Music of the Spheres World Tour' seharga jutaan. Menurut mereka, uang untuk membeli tiket seharusnya bisa dialihkan untuk donasi kepada rakyat Palestina.

"Tiket yang dibeli paling murah informasinya Rp2 juta, paling mahal Rp11 juta. Anda bisa bayangkan kalau itu semua didonasikan untuk Palestina?" tutur orator.

Sebagai informasi, Coldplay akan melaksanakan konser di GBK pada pada Rabu (15/11/2023) mendatang. Berdasarkan jadwal hingga saat ini, para calon penonton dapat mulai memasuki pre-function area pukul 13.00 WIB.

Pintu masuk menuju venue GBK mulai dibuka pukul 17.00 WIB bagi pemegang tiket Ultimate Experience dan My Universe. Sementara itu, pemegang tiket seluruh kategori baru bisa memasuki venue saat pintu dibuka pukul 17.30 WIB. *
Share
Komentar
Copyright © 2012 - 2024 riauone.com | Berita Nusantara Terkini. All Rights Reserved.Jasa SEO SMM Panel Buy Instagram Verification Instagram Verified